Perintah PHP Part 5 - Perintah Switch Pada PHP
Masih ada perintah yang lainnya yaitu perintah Switch pada PHP, yang sebelunnya kita telah membahas perintah Nested If. Perintah yang satu ini merupakan perintah yang terakhir pada PHP yang harus kita bahas juga, lihatlah penjelasannya di bawah ini.
Perintah Switch Pada PHP
Apa itu perintah switch dan bagaimana cara penggunaannya? Perintah switch merupakan salah satu bentuk dari percabangan seperti nested if akan tetapi dirancang khusus untuk melakukan pengembalian kepetusan yang melibatkan banyaknya kondisi yang akan dieksekusi. Cara penggunaannya cukup mudah hampir sama dengan yang perintah sebelumnya kita pelajari, hanya saja cara penulisannya yang berbeda. Cara kerja perintah switch ialah dengan menggunakan nilai pada variabel kemudian perintah switch akan menjadi data yang sama pada case apa bila datanya ditemukan maka akan dieksekusi. Apa bila data yang dicari tidak ditemukan didalam case maka perintah default yang akan dieksekusi. Pada contoh di bawah ini kita bisa memahaminya dengan bentuk kerjanya, silakan pahami pada contoh di bawah ini.
Hasil Web Browser (Xampp)
Pada contoh diatas kita tahu hasilnya memunculkan Nama saya dhika, bagaimana hal itu bisa terjadi. Karena variabel $name = “dhika”; yang diproses oleh switch kemudian si switch mencari nama yang sesuai didalam case, setelah cese yang sama ditemukan dengan nama varibel maka akan dieksekusi didalam case yaitu berupa echo “nama saya dhika”;. Lalu fungsi dari break akan menghentikan proses tersebut setelah ditemukan case yang sama dengan nama variabelnya, kenapa menggunakan break? Karena apabila kita tidak menggunakan break makan proses akan terus berjalan. Semoga pembelajaran kali ini bermafaat dan sampai jumpa ke pembelajaran berikutnya.