Tipe Data Java Part 6 – Mengenal Tipe Data Float Pada Java
Kita telah memasuki pembelajaran baru tentang floating point dimana tipe data float merupakan bagian dari floating point. Untuk melihat lebih detail tentang tipe data float bisa simak penjelasannya di bawah ini.
Tipe Data Float Pada Java
Sebelum memasuki penjelasan tipe data float ada baiknya kita berkenalan dahulu apa itu floating point. Floating point merupakan bilangan pecahan yang bisa kita gunakan dalam mempresentasikan nilai-nilai yang mengandung pecahan atau pun decimal yang memiliki angka di belakang koma. Cara penulisannya sangatlah berbeda dalam kehidupan sehari-hari kita dalam membuat angka dibelakang koma, di dalam pemograman Java sendiri koma akan denganti dengan titik sebagai komanya, misalnya nilai ujian kita rata-rata 3,7 pada Java akan menjadi 3.7 untuk cara penulisannya. Untuk tipe data float merupakan tipe daya yang digunakan dalam menandai suatu nilai yang mengandung ketelitian tunggal atau disebut (single precision) yang menggunakan runag penyimpanannya yaitu 32 bit. Tipe data float bisanya digunakan terutama untuk penyimpanan memori array yang besar angkanya, untuk melihat nilai minimal dan maksimal pada tipe data ini silakan lihat pada tabel di bawah ini.
Tipe Data Float Pada Java
Tipe Data | Ukuran (byte) | Nilai Minimal | Nilai Maksimal |
| Float | 32 byte | -3.40E+38 | 3.40E+38 |
Untuk tidak berpanjang lebar penjelasan tipe data ini, kita bisa langsung lihat pengodean yang seperti biasanya, sebagai berikut.
Hasil Run Project
Pada hasil running diatas kita bisa mengetahui hasilnya ada angka di belakang koma, tipe data float sangat jarang sekali penggunaanya dan hanya sesekali saja itu pun bisanya dalam penggunaan untuk nilai-nilai yang pasti dalam pengoperasian yang tepat seperti mata uang misalnya. Semoga bermanfaat dalam pembelajaran kita kali ini dan sampai jumpa ke pembelajaran berikutnya.